Denpasar , 26 September 2011
Kamu tahu Seto....hari Sabtu itu banyak sekali yang terjadi di rumah ini . Banyak sekali , kepergianmu terutama benar-benar menghabiskan stok airmataku sehari itu . Tiap melihat fotomu aku nangis , liat buku 'jidat' itu juga nangis . Sampai aku lelah dan menyalahkanmu . Hei , jangan protes....wajar saja bila aku menyalahkanmu....tapi sebenarnya sama sekali tidak . Aku tidak sejahat itu , aku juga tidak ingin jalanmu tak lancar dan terbebani . Tapi kamu benar-benar membuatku remuk . Apalagi pesanmu untukku itu , yang dikirimkan oleh Bunda . Disitu aku tambah hancur tauuuu......
Aku kesel banget ma kamu , karena kamu gak ngasih tanda apa pun , karena kamu pergi , karena...karena apalagi ya.....ahhh....yang pasti karena kamu lah . Seto....ingat terkadang menjadi egois itu perlu , walau mungkin akan lebih menyakitkan lagi bagiku , tapi aku lebih memilih sakit yang lebih menyakitkan itu , daripada aku sama sekali tak sempat mengucapkan apa-apa padamu . Andai ada mesin waktu milik doraemon , aku pasti akan merampoknya sebentar dan kembali ke hari-harimu kesepian dirumah . Akan kutemani kamu tiap hari , dan aku akan menggenggam tanganmu sampai akhir . Aku malah bakal baik-baik saja , karena tahu...aku sudah menghabiskan cukup waktu denganmu . Tapi aku sama sekali tak temukan doraemon disini Seto....jadi aku hanya bisa menyimpan ide itu sendiri . Awas kalau kamu sampe bilang gak perlu . Bagiku ini perlu tauk!Walau menjadi egois akan berakhir jadi kesakitan yang akut , tapi aku lebih memilih itu . Inget itu!
Hmmm....hari ini aku kangen kamu , tapi kamu juga gak bakal sms aku kan ? Ya sudahlah , kamu tidur aja disana yang nyenyak abis baca ini . Ntar kalo aku nulis lagi , aku bakal kasih tau pake telepati . Okeh.....
-sedin-260911-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar